+6289-627-868-764 ahmaddwialfian@gmail.com
Showing posts with label Gadget. Show all posts
Showing posts with label Gadget. Show all posts

Monday, August 8, 2016

Instagram Jiplak Snapchat?


Fitur terbaru Instagram, yakni Stories, ibarat serupa tapi tak sama dengan fitur yang dimiliki Snapchat. Ya, dengan fitur ini pengguna bisa mengunggah moment dalam bentuk foto atau video dengan waktu yang dibatasi di jejaring sosial milik Facebook tersebut.
Lantas, apakah Instagram secara mentah-mentah menjiplak Snapchat dalam mengemas fitur Stories-nya ini?
CEO Instagram Kevin Systrom, tidak menepis bahwa pihaknya memang terinspirasi dari Snapchat kala merancang fitur Stories.
Meski tidak menyebut nama Snapchat kala diwawancara awak media, pria kelahiran 30 Desember 1983 tersebut mengakui bahwa kompetitornya (yang tentunya merujuk ke Snapchat) menjadi pelopor media sosial dengan format Stories.
“Misi Instagram adalah ingin meng-capture dan berbagi momen terbaik para penggunanya. Maka dari itu, fitur Stories tentunya akan menjadi alternatif yang pas bagi para pengguna yang tidak ingin berbagi momennya secara utuh di Instagram,” kata Systrom.
“Kami memang terinspirasi dari kompetitor. Ini adalah soal format. Bagaimana kita bisa mengadopsi apa yang lawan kita punya dan memaksimalkannya pada platform kita,” tegasnya.
Sementara, analis aplikasi mobile dari lembaga riset eMarketer Cathy Boyle justru memandang keputusan yang diambil Instagram merupakan langkah tepat.
Ia mengatakan, para pengiklan justru biasanya tertarik dengan Snapchat ketimbang Instagram, karena aplikasi yang ikonik dengan logo hantu tersebut memberikan tempat yang sesuai untuk menghubungkan penggunanya dalam cara yang lebih personal daripada Instagram.
“Meski begitu, cara Instagram saya bisa bilang versatile, maksudnya di sini inovatif namun tetap mengingatkan kita akan fitur yang dimiliki Snapchat. Semuanya punya preferensi masing-masing kok, mau pakai yang mana,” ujar Boyle.
Sebagai informasi, dengan Stories yang ada di Instagram, pengguna bisa membagikan lebih dari satu foto maupun video. Beberapa foto dan video yang ingin dibagikan bakal muncul bersamaan dalam satu format slideshow.
Disebutkan pula, dengan Instagram Stories, pengguna tak perlu khawatir dengan kondisi overposting. Sebab, Instagram memastikan pengguna bisa membagikan unggahan momen sebanyak mungkin selama satu hari penuh.
Selain itu, unggahan yang ingin dibagikan juga dapat dikreasikan sesuai keinginan pengguna, di mana dapat menampilkan cerita dengan kreatif dan membubuhinya dengan teks maupun gambar.
No comments

7 "Penggoda" di Galaxy Note 7



Samsung secara rutin, setiap sekali setahun, mengeluarkan produk terbaru untuk seri Galaxy S dan Note. Baru-baru ini, Samsung merilis phablet terbarunya, Galaxy Note 7 dalam acara peluncuran di New York, AS, Selasa (2/8/2016).


Phablet terbaru Samsung dengan layar 5,7 inci ini dibekali dengan jeroan hardware yang mirip dengan duo Galaxy S7 yang terbukti laris di pasaran. Namun, Note 7 mengusung spesifikasi yang cukup mencolok ketimbang produk sejenis, yaitu Galaxy Note 5.



Dari sisi desain, perbedaan lain yang cukup mencolok antara Galaxy Note 7 dan generasi Note sebelumnya adalah layar lengkung di kedua sisinya. 



“Meski sama-sama 5,7 inci (dengan Note 5), Galaxy Note 7 lebih nyaman dipegang karena lengkung depan (layar) dan belakang (body). Dan bisa dioperasikan dengan satu tangan,” ujar Marketing Director IT & Mobile Samsung Indonesia, Vebbyna Kaunang kepada KompasTekno, Jumat (5/8/2016).



Selain itu, Galaxy Note 7 tetap membawa ciri khas seri Note, yaitu stylus S Pen yang makin ditingkatkan kemampuannya.



“Kebanyakan pengguna Galaxy Note bertahan karena kecanduan pakai stylus S Pen dan upgrade ke Note baru karena tiap naik generasi  (teknologi S Pen) pasti ada peningkatan,” ujar Vebbyna.



Kehadiran Galaxy Note 7 pun membawa sejumlah keunggulan lain yang akan menggoda pengguna perangkat Note generasi sebelumnya untuk beralih. Berikut tujuh "penggoda" bagi pengguna baru atau Galaxy Note lama untuk beralih ke Galaxy Note 7. (Baca: Galaxy Note 7 Bisa Dipesan di Indonesia 5 Agustus)



1. Spesifikasi hardware lebih tinggi 



Galaxy Note 7 ditenagai oleh chipset Snapdragon 820 atau Exynos 8890 dengan chip grafis Adreno 530 atau Mali T880. Kedua chipsettersebut mengangkat kemampuan Note 7 jauh di atas Galaxy Note 5.



“Jika dibanding Note 5, kemampuan chipset utama (CPU) Galaxy Note 7 lebih tinggi 30,7 persen. Sedangkan chip grafisnya (GPU), lebih tinggi 58,5 persen,” kata Vebbyna.



Galaxy Note 7 juga memiliki RAM dan kapasitas baterai yang lebih besar, yaitu 4 GB dan 3.500 mAH. Bandingkan dengan Note 5 dengan RAM 3 GB dan baterai 3.000 mAH.



Teknologi USB Type C juga disematkan di Note 7 yang membuatnya memiliki kecepatan transfer data dan charging lebih cepat.



2. Anti-air dan tahan jatuh



Fitur tahan air tidak ditemui di Galaxy Note 5 dan generasi sebelumnya. Galaxy Note 7 merupakan seri Note pertama yang dibekali dengan kemampuan anti-air dengan menyandang sertifikasi IP68.



Artinya, Galaxy Note 7 bisa diajak berendam selama 30 menit di kedalaman maksimal 1,5 meter.



Engineer Samsung sudah bisa menemukan cara agar Galaxy Note tahan air. Dulu masalahnya ada di slot penyimpanan stylus,” ujar Vebbyna.



Selain itu, Galaxy Note 7 juga menggunakan teknologi Gorilla Glass 5 sebagai pelindung layarnya. Pelindung layar buatan Corning ini diklaim memiliki tingkat ketahanan lebih baik dari Gorilla Glass 4 yang terpatri di Note 5.



Corning mengklaim, perangkat dengan Gorilla Glass 5 memiliki peluang tidak pecah hingga 80 persen saat terjatuh dari ketinggian 1,6 meter. Yang menarik, Gorilla Glass 5 juga disematkan di bagian punggung Galaxy Note 7, tidak hanya melindungi bagian layar depan saja.



3. Pemindai iris mata



Fitur pemindai mata (iris scanner) pada Galaxy Note 7 memungkinkan pengguna membuka kunci ponsel dengan mata. Fitur ini sebagai alternatif dari fitur keamanan dengan pemindai sidik jari yang juga tersedia di Note 7.



Samsung mengklaim fitur yang tidak tersedia di Note 5 ini lebih aman ketimbang pemindai sidik jari. Iris scanner bekerja dengan memanfaatkan kamera depan di Note 7.



“Retina manusia tidak ada yang sama, orang kembar pun beda. Retina tidak bisa diakali dengan foto atau gambar,” kata Vebbyna.



Menurut Vebbyna, pemindai iris juga berguna saat pemindai sidik jari sedang tidak dapat digunakan, misalnya saat pengguna menggunakan sarung tangan atau tangannya sedang kotor. 



Selain untuk membuka ponsel, pemindai iris juga dapat digunakan untuk mengunci aplikasi, file foto, dokumen, dan konten lain dengan disimpan di Secure Folder.



4. Stylus S-Pen makin canggih



Stylus S Pen di Galaxy Note 7 lebih canggih ketimbang Note 5. Sekarang, pengguna bisa menerjemahkan teks hanya dengan melayangkan (hoverstylus di kata yang ada di layar. Fitur ini ditenagai Google Translate yang sudah bisa mengenali 38 bahasa dan menerjemahkan sebanyak 71 bahasa.



Seperti unit ponselnya, pena Galaxy Note 7 sanggup diajak berendam, bahkan juga menulis di layar saat berada dalam air. 



Selain itu, menurut Vebbyna, bagian ujung S Pen kini berukuran lebih kecil, hanya 0,7 mm sehingga lebih mirip ballpoint. Ini membuatnya lebih responsif saat digunakan dan mampu menghasilkan goresan tinta digital dengan ketebalan beraneka rupa.



Sebuah mode Air Command baru bisa memperbesar tampilan layar yang sedang berada di bawah ujung S Pen, layaknya kaca pembesar. 



Mode baru lainnya yaitu Advance GIF Maker yang memungkinkan pengguna meng-capture video yang diinginkan, misalnya dari YouTube dan kemudian menggabungkan menjadi sebuah gambar bergerak. 
No comments

Saturday, July 23, 2016

Beredar, Gambar Xiaomi Redmi Pro dan Redmi Note 4

Di lansir dari Metrotvnews.com
Untuk Redmi Pro, gambar ini menampilkan kotak kemasan perangkat, serta bagian depan perangkat tersebut yang menampilkan antarmuka pengguna khasnya, MIUI 8, dengan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow yang digunakannnya.
Sebelumnya, Xiaomi telah mengungkapkan spesifikasi Redmi Pro sedikit demi sedikit. Informasi terbaru yang berasal dari CEO Xiaomi, Lei Jun, sempat mengatakan bahwa ponsel cerdas ini didukung oleh prosesor MediaTek Helio X25. Namun, kemudian informasi ini menghilang, seperti yang dilaporkan Phone Arena.

Gambar tersebut juga menampilkan bagian belakang perangkat ini, yang berbalut bahan metal. Perangkat ini hadir dengan lampu flash LED yang terdapat di antara dua kamera.

Namun, hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait resolusi yang diusung oleh perangkat ini, meski sebelumnya beredar foto bokeh yang diperkirakan sebagai hasil foto Xiaomi Redmi Pro.

Perangkat ini akan hadir dengan bekal RAM 4GB dan menggunakan panel layar OLED. Xiaomi Redmi Pro akan secara resmi meluncur pada acara khusus yang diselenggarakan minggu depan, tanggal 27 Juli mendatang. Xiaomi Redmi Pro diperkirakan akan ditawarkan dengan harga CNY1.499 atau sekitar USD224.

Selain Redmi Pro, gambar Xiaomi Note 4 juga beredar, namun hanya menampilkan label informasi di bagian belakang kotak kemasan perangkat.

Xiaomi Redmi Note 4 ini akan menjadi penerus Redmi Note 3, dan dikabarkan akan dilengkapi dengan layar 5,5 inci Full HD, chipset prosesor MediaTek X20 deca-core, RAM 3GB dan memori internal 64GB. Perangkat dengan bodi berbalut bahan metal ini juga dibekali kamera belakang 13MP dan kamera depan 5MP
.
No comments